Brigjen Pol Sonny Irawan Ditunjuk Jadi Kapolda Sumut, Whisnu Hermawan Beralih Ke Wairwasum Polri

Jakarta//mediasibara.com Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan pergantian sejumlah pejabat tinggi Polri setelah menerima serah terima jabatan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Jumat (2/10/2026). Salah satu jabatan yang mengalami perubahan adalah Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, yang sebelumnya diemban Irjen Whisnu Hermawan Februanto.

Berdasarkan berita tersebut, pergantian pejabat tercantum dalam Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi ini menyusul pelantikan Suyudi sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).

Dalam penugasan terbaru itu, Brigjen Sonny Irawan ditunjuk menjadi Kapolda Sumatera Utara menggantikan Irjen Whisnu Hermawan Februanto. Sementara itu, Whisnu mendapat penugasan sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum atau Wairwasum Polri.

Selain Sumatera Utara, pergantian juga mencakup lima polda lainnya. Irjen Dadang Hartanto ditunjuk memimpin Polda Metro Jaya menggantikan Irjen Asep Edi Suheri. Jabatan Kapolda Riau diberikan kepada Irjen Arman Achdiat, menggantikan Irjen Herry Heryawan yang mendapat penugasan sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan atau Kabaharkam Polri.

Adapun Irjen Suwondo Nainggolan ditunjuk sebagai Kapolda Maluku, Irjen Nanang Avianto menjadi Kapolda Jawa Timur, dan Irjen Pasma Royce mendapat amanah memimpin Polda Bali. Dengan demikian, terdapat enam posisi kapolda yang mengalami perubahan dalam mutasi tersebut.

Whisnu Hermawan telah memimpin Polda Sumatera Utara selama lebih dari dua tahun. Serah terima jabatannya sebagai Kapolda Sumut berlangsung di Mabes Polri pada 29 Juli 2024, kemudian dilanjutkan dengan acara pisah sambut bersama pejabat sebelumnya, Komjen Agung Setya Imam Effendy, pada 2 Agustus 2024.

Whisnu merupakan lulusan AKABRI tahun 1994 yang lahir di Bandung pada 16 Februari 1972. Dalam perjalanan kariernya, ia banyak mengemban tugas di bidang reserse, terutama penanganan tindak pidana ekonomi dan kriminal khusus.

Pada awal pengabdiannya, Whisnu bertugas di wilayah Papua. Ia pernah menjadi Kaur Binops Satuan Reserse Polres Yawa, Kasat Serse Polres Biak Numfor, serta Kasat Serse Polres Sorong. Setelah itu, ia berpindah ke lingkungan Polda Metro Jaya dan menjalankan sejumlah penugasan, termasuk sebagai Kepala Subbagian Binops Polres Metro Jakarta Utara dan Kasat Reskrim Polres Bekasi.

Kariernya berlanjut melalui penugasan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, jabatan Kapolsek Metro Palmerah, serta lingkungan pendidikan dan penyidikan Polri. Whisnu juga pernah menjadi Kapolres Tulungagung, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, dan mengisi sejumlah jabatan di Bareskrim Polri.

Di Bareskrim, Whisnu memiliki pengalaman pada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Direktorat Tindak Pidana Tertentu. Ia kemudian menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sebelum mendapat penugasan sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 2024.

Jenjang kepangkatannya dimulai dari Inspektur Polisi Dua pada 1994, kemudian meningkat menjadi Inspektur Polisi Satu pada 1997, Ajun Komisaris Polisi pada 2001, Komisaris Polisi pada 2005, dan Ajun Komisaris Besar Polisi pada 2010. Whisnu selanjutnya menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi pada 2015, Brigadir Jenderal Polisi pada 2021, serta Inspektur Jenderal Polisi pada Juni 2024.

Selain pendidikan AKABRI, Whisnu mengikuti pendidikan PTIK pada 2003, Sespim pada 2009, dan Sespimti pada 2019. Pendidikan umumnya ditempuh di SD Negeri Angkasa IV, SMP Negeri 8 Bandung, dan SMA Negeri 4 Bandung. Ia juga menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Indonesia pada 2009. Tanda kehormatan yang disebut dalam berita meliputi Satyalancana Pengabdian delapan tahun, Satyalancana Pengabdian 16 tahun, serta Bintang Bhayangkara Narariya.

Sementara itu, Sonny Irawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1997 dari Batalyon Wira Pratama. Perwira tinggi bergelar S.I.K. dan M.H. tersebut memiliki pengalaman panjang di bidang lalu lintas, termasuk pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur dan Polda Jawa Tengah.

Sonny juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama atau Kasespimma. Sebelum ditunjuk memimpin Polda Sumut, ia disebut menjabat Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah atau Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.

Penunjukan Sonny sekaligus menandai kembalinya ia ke lingkungan Polda Sumatera Utara. Sebelumnya, Sonny pernah menjabat Wakapolda Sumut sejak Desember 2025 hingga Juli 2026. Saat itu, ia menggantikan Brigjen Ronny Samtana Tarigan yang mendapat penugasan sebagai Wakapolda Sumatera Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *