Serdang Bedagai// Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Satu unit mobil Toyota Avanza ditabrak kereta api penumpang di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Pon, Dusun V Peringgan, Kecamatan Sei Bamban, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Ketiganya merupakan orang yang berada di dalam mobil Toyota Avanza.
Mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi B 2803 PZH diketahui dikemudikan Kevin Bryan bersama dua orang penumpang. Mobil tersebut terlibat kecelakaan dengan kereta api penumpang Siantar Express yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.
Informasi sementara yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kejadian bermula saat Toyota Avanza keluar dari Dusun V Peringgan menuju arah Desa Pon.
Saat tiba di perlintasan kereta api, mobil tersebut diduga tidak memperhatikan adanya kereta api yang datang dari sisi sebelah kiri. Dalam waktu bersamaan, kereta api terus melaju sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan.
Benturan terjadi pada bagian samping kiri bodi Toyota Avanza dengan bagian depan samping kiri kereta api. Akibat kerasnya benturan, tiga orang yang berada di dalam mobil menjadi korban.
Satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSU Melati Desa Pon untuk mendapatkan penanganan medis.
Sedangkan kendaraan Toyota Avanza yang mengalami kecelakaan telah dievakuasi ke Pos Bamban untuk kepentingan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya kecelakaan antara mobil Toyota Avanza dan kereta api penumpang tersebut.
“Benar, terjadi laka lantas antara mobil minibus Toyota Avanza dengan kereta api penumpang,” ujar AKP Bringin Jaya.
Menurutnya, personel Satlantas Polres Serdang Bedagai masih melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi serta penyebab kecelakaan secara lebih lengkap.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang, khususnya perlintasan yang tidak dilengkapi palang pintu.
“Masyarakat yang hendak melintasi atau menyeberang jalur rel kereta api agar benar-benar memastikan kondisi sekitar sebelum menyeberang,” imbaunya.
Hingga berita ini diterbitkan, Satlantas Polres Serdang Bedagai masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
(Mangisi Siburian)

